Optimalisasi Jarak Tanam dan Sistem Tanam Semangka (Citrullus vulgaris) untuk Mendukung Produktivitas Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan

Authors

  • Nurrachman Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, UNRAM Author
  • Jayaputra Universitas Mataram Author

Keywords:

Semangka, Jarak Tanam, Sistem Tanam, Ajir, Produktivitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jarak tanam dan sistem tanam terhadap pertumbuhan serta hasil semangka (Citrullus vulgaris). Percobaan dilaksanakan di lahan sawah Kelurahan Pagesangan, Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Juni–Agustus 2017 menggunakan Rancangan Acak Kelompok dua faktor, yaitu jarak tanam (50 × 85 cm, 60 × 85 cm, 70 × 85 cm) dan sistem tanam (ajir dan tanpa ajir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman, jumlah daun, jumlah bunga jantan, berat buah, umur panen, dan diameter buah. Sistem tanam berpengaruh nyata terhadap diameter buah, dengan sistem tanpa ajir menghasilkan ukuran lebih besar. Interaksi kedua faktor berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman, jumlah daun, dan jumlah bunga jantan. Kombinasi jarak tanam 70 × 85 cm tanpa ajir memberikan hasil terbaik dengan panjang tanaman 145,33 cm, jumlah bunga jantan terbanyak, bobot buah 946 g, serta diameter buah terbesar (14,3 cm vertikal; 13,2 cm horizontal). Temuan ini menegaskan bahwa pengaturan jarak tanam lebar dan sistem tanam tanpa ajir merupakan strategi budidaya yang efektif untuk meningkatkan produktivitas semangka secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

Optimalisasi Jarak Tanam dan Sistem Tanam Semangka (Citrullus vulgaris) untuk Mendukung Produktivitas Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan. (2026). AGRI-SUSTAIN : Journal of Sustainable Agriculture, Food Systems, and Natural Resources, 1(1), 19-27. https://jurnal.edutripper.com/index.php/agri-sustain/article/view/38