Focus and Scope

Focus and Scope

Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia Jurnal ini mencakup berbagai topik, antara lain namun tidak terbatas pada:

  • Pengentasan Kemiskinan dan Ketimpangan (SDG 1 & 10)
    ⦁    Analisis kebijakan pengentasan kemiskinan
    ⦁    Program pemberdayaan masyarakat
    ⦁    Ketimpangan sosial dan ekonomi
  • Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan (SDG 2)
    ⦁    Agroekologi dan pangan lokal
    ⦁    Ketahanan pangan masyarakat adat
    ⦁    Inovasi teknologi pertanian ramah lingkungan
  • Kesehatan dan Kesejahteraan (SDG 3)
    ⦁    Kesehatan masyarakat berbasis komunitas
    ⦁    Isu kesehatan reproduksi dan ibu-anak
    ⦁    Resiliensi kesehatan terhadap krisis iklim
  • Pendidikan Berkualitas dan Inklusif (SDG 4)
    ⦁    Pendidikan kontekstual dan lingkungan
    ⦁    Pendidikan berbasis masyarakat dan literasi SDGs
    ⦁    Inovasi pembelajaran untuk pembangunan berkelanjutan
  • Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (SDG 5)
    ⦁    Studi gender dalam pembangunan
    ⦁    Peran perempuan dalam pertanian dan kewirausahaan
    ⦁    Aksesibilitas dan kelompok rentan
  • Air Bersih, Energi, dan Infrastruktur Berkelanjutan (SDG 6, 7, 9)
    ⦁    Manajemen sumber daya air lokal
    ⦁    Energi terbarukan dan energi desa
    ⦁    Infrastruktur berkelanjutan dan desa cerdas
  • Perubahan Iklim dan Ketahanan Ekosistem (SDG 13, 14, 15)
    ⦁    Adaptasi perubahan iklim
    ⦁    Restorasi ekosistem lokal
    ⦁    Pengelolaan sumber daya alam partisipatif
  • Kerja Layak, Inovasi Sosial, dan Ekonomi Sirkular (SDG 8, 12)
    ⦁    Kewirausahaan sosial dan kreatif
    ⦁    Praktik ekonomi sirkular komunitas
    ⦁    UMKM berbasis keberlanjutan
  • Pemerintahan, Perdamaian, dan Kemitraan (SDG 16, 17)
    ⦁    Tata kelola lokal dan partisipasi warga
    ⦁    Studi kebijakan dan kolaborasi multi-pihak
    ⦁    Kemitraan akademisi, pemerintah, dan masyarakat

Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia Lingkup keilmuan ini menunjukkan bahwa JPIPAT dapat menjadi wadah bagi berbagai penelitian multidisiplin yang berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jenis artikel yang relevan dengan pembangunan berkelanjutan di Indonesia, meliputi artikel hasil penelitian kuantitatif maupun kualitatif, studi kasus, tinjauan literatur kritis, telaah kebijakan beserta implikasi praktisnya, serta model intervensi lapangan.

Publikasi ini ditujukan bagi akademisi, peneliti, praktisi pembangunan, pembuat kebijakan, mahasiswa pascasarjana, serta aktor masyarakat sipil yang memiliki komitmen terhadap isu-isu pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Komponen SDGs


⦁    Menghapus kemiskinan (no poverty)
Pengentasan kemiskinan menjadi salah satu agenda utama dalam SDGs demi mengakhiri segala bentuk jenis kemiskinan.

⦁    Mengakhiri kelaparan (zero hunger)
Menggalakkan pertanian dan ketahanan pangan juga menjadi salah satu agenda utama dalam perbaikan nutrisi.

⦁    Kesehatan yang baik dan kesejahteraan (good health and well-being)
Menggalakkan gaya dan hidup yang sehat, serta mendukung kesejahteraan bagi semua untuk segala rentang usia.

⦁    Pendidikan bermutu (quality education)
Menyelenggarakan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan setara untuk dapat diakses oleh semua orang, serta mendukung kesempatan belajar seumur hidup bagi semua orang. 

⦁    Kesetaraan gender (gender equality)
Memperjuangkan kesetaraan gender, memberdayakan semua kalangan perempuan, memerintah dengan efektif, dan mengentaskan kemiskinan sebagai upaya memperkuat kemampuan negara untuk berkembang pesat,

⦁    Akses air bersih dan sanitasi (clean water and sanitation)
Menjamin ketersediaan dan manajemen air bersih yang berkelanjutan, serta sistem sanitasi untuk semua.

⦁    Energi bersih dan terjangkau (affordable and clean energy)
Memastikan ketersediaan energi yang terjangkau, dapat diandalkan, berkelanjutan dan modern bagi semua.

⦁    Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (decent work and economy growth)
Mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja penuh produktif, serta pekerjaan yang layak.

⦁    Industri, inovasi dan infrastruktur (industry, innovations, and infrastructure)
Pembangunan infrastruktur yang tangguh, mendukung industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan, serta memfasilitasi perkembangan inovasi.

⦁    Mengurangi ketimpangan (reduce inequality)
Mengurangi ketimpangan di dalam dan antar negara.

⦁    Kota dan komunitas yang berkelanjutan (sustainable cities and communities)
Membuat perkotaan dan pemukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.

⦁    Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (responsible consumption and production)
Memastikan pola konsumsi dan produksi yang berimbang dan berkelanjutan, sehingga tidak ada ketimpangan supply dan demand.

⦁    Penanganan perubahan iklim (climate action)
Memerangi perubahan iklim dan dampaknya.

⦁    Menjaga ekosistem laut (life below water)
Mengkonservasi dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya laut, samudra, dan maritim.

⦁    Menjaga ekosistem darat (life on land)
Melindungi, memulihkan, dan mendukung penggunaan yang berkelanjutan terhadap ekosistem daratan, seperti pengengelolaan hutan secara berkelanjutan, memerangi penggurunan (desertifikasi), menghambat dan membalikkan degradasi tanah, serta menghambat hilangnya keanekaragaman hayati.

⦁    Perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat (peace, justice, and strong institution)
Mendukung masyarakat yang damai dan inklusif, menyediakan akses terhadap keadilan bagi semua, serta membangun institusi-institusi yang efektif, akuntabel, dan inklusif di segala lapisan untuk pembangunan berkelanjutan.

⦁    Kemitraan untuk mencapai tujuan (partnership for the goals)
Memperkuat ukuran implementasi dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan.