Keragaman Hayati Berbasis Capung: Inovasi Pemantauan Ekosistem untuk Pertanian dan Konservasi Berkelanjutan
Keywords:
capung, bioindikator, keragaman hayati, pertanian berkelanjutan, konservasi ekosistemAbstract
Capung (Odonata) merupakan serangga yang memiliki peran penting dalam ekosistem perairan dan daratan. Siklus hidupnya yang bergantung pada kualitas air menjadikan capung sebagai bioindikator yang efektif untuk menilai kesehatan ekosistem. Artikel ini membahas peran capung sebagai indikator lingkungan, fungsi ekologisnya dalam pengendalian hama dan keseimbangan ekosistem, serta inovasi pemantauan berbasis masyarakat (citizen science) yang murah dan aplikatif. Selain itu, capung juga relevan dalam mendukung praktik pertanian berkelanjutan dan konservasi biodiversitas. Dengan pendekatan sederhana, capung dapat dijadikan jembatan antara ilmu ekologi, praktik pertanian, dan kebijakan konservasi, sehingga memperkuat upaya menjaga keberlanjutan ekosistem.




